Aku melarikan diri dari kamu. Aku bukan aktor kerajaan yang terbaik ataupun seseorang yang cukup bagus untuk berdiri di tempat ini. Jejak langkahku bukan menciptakan emas. Aku seringkali dihukum dewa-dewi dari istana Akasa. Karena berlari dan tidak menghasilkan emas. Aku berlari karena itulah yang memanusiakan keberadaan ini. Pada hampir seluruh bagian cerita, tentu saja, aku bersikap sebagai layaknya aktor yang baik. Paling tidak, yah, kupakai terus topengku. Seperti yang diminta Bapak Produser.
Aku tidak menghasilkan emas. Aku bukan burung layang-layang atau ayam emas. Kukira tadinya aku bisa, karena begitulah orang-orang lain di panggung tersebut, mereka melangkah
tap tap
dan emas ada disana! ajaib!
"bukan, tidak ajaib." seringkali para dewa-dewi berkata demikian. Terlalu sering sampai kadang aku muntah-muntah berharap sedikit emas keluar dan para dewa-dewi senang. Tapi tidak, emas bukan dari muntah tapi langkah. Sekali lagi ucap sang dewa dewi.
maka kucoba,
tap tap
...
...
...
...
hei! mau kemana kalian!
No comments:
Post a Comment